Tentukan dulu gajimu!

Tentukan dulu gajimu!

Mulai Berbisnis - Sang Bintang School

Memulai bisnis
Bisnis itu sesuatu yang rumit dan mudah? Tentu saja akan rumit kita kita tidak pernah mencoba untuk mempelajari dan memahaminya. Mulai edisi ini kami akan menemani pembaca yang punya hasrat besar untuk berbisnis, namun masih banyak bingungnya bagaimana memulainya dengan baik. Karena permulaan yang baik adalah kunci awal kesuksesan.

Apa saja yang harus disiapkan dalam memulai bisnis? Pertama bukan dengan ngurus izin, tapi buatlah rencana. Buat skenario sukses bisnismu. Rancang target waktu yang tak terlalu jauh atau terlalu dekat. Misalnya target 3 tahun kedepan. Pasang target gaji. Misalnya anda mau bergaji 3 juta. Setelah itu buat tahapannya misalnya tahun pertama gaji anda 1 juta, tahun kedua 2 juta, baru tahun ketiga anda bisa meraih 3 juta. Sekarang hitunglah bagaimana 1 juta pertama itu terwujud.

Buka usaha dapatnya hanya 1 juta/bulan? Jangan lemes. Ini sudah cukup banyak bagi pemula kok. Secara umum, usaha yang baru dimulai biasanya belum mendapat laba di dua tahun pertama. Artinya 1 juta itu sudah prestasi hebat.

Rp. 1 Juta Pertama
Misal usaha Anda adalah bisnis kue. Taruhlah Anda ingin laba 1 juta/bulan. Jika Anda ingin mengambil laba 20%. Maka anda harus punya omset 10 juta. Jika kue yang anda jual harganya Rp. 500, maka anda harus menjual sedikitnya 10.000 kue.

Tapi biasanya tak semua kue laku terjual. Maka 10 ribu kue tadi harus dianggap misalnya 50%nya, artinya kue yang diproduksi sekitar 20 ribu kue sebulan. Dibagi 25 hari kerja, maka harus dibuat 800 kue/hari (dengan harapan 400 kue laku), 800 kue itu bisa dititip ke 20 lokasi masing-masing menjual 40 buah kue. Supaya laku, tentunya anda harus menjual ke tempat yang strategis. Maka Anda harus tahu strategi distribusi bisnis.

Ilmu Yang Dibutuhkan
Dari hitungan diatas, maka kita bisa belajar menemukan masalah dalam bisnis. Nah, masalah itu coba kita antisipasi dengan persiapan matang. Misalnya, sbb :

1) Kita harus tahu resep kue yang enak (keunggulan produk)
2) Tahu cara agar makanan awet supaya masa jual lebih lama
3) Tahu cara membuat kue kita menarik (kemasan)
4) Harus membuat kue kita dikenal (marketing), karena kalo tidak dikenal bagaimana orang bisa punya niat membeli?
5) Harus mencari toko penjual yang strategis (distribusi)
6) Kita harus membangun relasi dengan si penjual (jaringan & komunikasi)

Agak rumit ya? ?

Perlu Modal Tambahan?
Jangan lupa urusan keuangannya. Jika satu kue modalnya Rp. 300, maka Anda harus mempersiapkan modal minimal 240 ribu sebagai modal pembuatan 800 kue, ditambah biaya beli minyak goreng, gas dll

Supaya esok bisa tetap berproduksi, maka uang 240 ribu ini harus kembali. Jika tidak bagaimana? Jika tidak artinya usaha anda sudah bangkrut. Maka untuk memastikan produksi lancar anda harus punya dana cadangan. Taruhlah dana cadangan aman anda adalah 5 hari. Maka anda butuh modal berputar 240 ribu x 5 hari = 1,2 juta

Nah hitung-hitungan uang ini penting sekali. Agar Anda tidak hanya punya semangat tapi uangnya tidak cukup. Jika tidak cukup maka muncullah masalah kelima bagaimana mengakses modal tambahan. Yuk, mulai berbisnis!

@ajicelestia

Share This
Tagged:
, ,

Leave a Comment