Redupnya Sang Pelita

Redupnya Sang Pelita

Dr.Kenneth David,ekonom ternama yang menyiapkan World Bank Survey 1980,tentang status edukatif dan ekonomis masyarakat religius di dunia,menerbitkan buku berjudul “The Cultural Environment of International Businnes” (Lingkungan Budaya Bisnis International). Tahun 1996,UNDP juga menyampaikan laporan tentang anggota PBB, termasuk negara-negara muslim. Disampaikan betapa rendahnya kualitas keilmuan di negara-negara muslim saat itu.

Dari total 260.00 artikel yang terbit setiap tahun tentang riset sains,hanya sekitar 1% diterbitkan di negara-negara muslim. Jumlah total alumni S3 atau Ph.D (Doktor) yang dihasilakan 450 Universitas di dunia muslim setiap tahun hanya lebih dari 500,sementara di Inggris saja,jumlahnya mencapai 3.000. Jumlah doktor di India saja lebih banyak dari total jumlah doktor di seluruh dunia muslim.

Jumlah total insinyur dan ahli sain di dunia muslim malah kurang dari jumlah ahli sain dan insinyur yang bekerja di Perancis saja,padahal penduduk Perancis hanya sekitar 60 juta di banding muslim yang sekitar 1,3 milyar. Dari setiap 1 juta penduduk,jumlah ilmuan atau pakar ilmu di AS mencapai 4.000 orang,di Jepang 5.000 orang sementara dunia muslim mencapai hanya 230 orang. Dan dari setiap 1 juta penduduk,jumlah asisten riset di dunia Barat mencapai 1.000 orang namun di dunia muslim hanya 50 orang.

Mengapa ini terjadi? Tak tergolong aneh karewna ternyata total jumlah universitas di AS saja mencapai 5.758 buah,di India 8.407 buah,sementara gabungan 57 negara muslim sekitar 600 buah.

Di dunia barat sekitar 98% orang lulus sekolah dasar,dan sekitar 40% pemuda yang masuk universitas.  Sedangkan di dunia muslim,sekitar 50%  warganya yang lulus SD dan kurang lebih 2% pemudanya  yang masuk universitas.

Untuk penerbitan buku,di Inggris saja diterbitkan 2.000 buku per 1 juta orang pertahun. Sedangkan di Mesir hanya 20 buku. Sementara itu sejak 1989,untuk setiap 1 juta penduduk pertahun di dunia Arab menghasilkan 40 judul. Padahal jumlah buku rata-rata diterbitkan dunia adalah 162 judul. Setiap tahun dunia Arab menerjemahkan 330 buku. Jumlah itu hanya 1/5 dari jnumlah yang di terjemahkan oleh negara kecil Eropa,Yunani saja. Sedangkan Spanyol menterjemahkan sekitar 100.00 pertahunnya.

Itulah fakta-fakta yang menunjukan dunia Islam yang pernah menjadi pelita dunia selama ratusan
tahun kini meredup,entah di tahun-tahun mendatang

dikutib dari buku Keajaiban Belajar hal 16pelita_by_gambaran

Leave a Comment