SMK 3 Goes to Bilingual School
By Yunsirno
Semburat semangat dan pancaran kebahagiaan jelas terlihat di wajah jajaran guru SMK 3 peserta Kampoenk Jenius saat mengikuti School Seminar, sabtu, 4 September yang lalu. Hari itu adalah puncak kebahagiaan setelah selama enam pekan belajar bersama dalam suasana unik ala Kampoek Jenius. Hari itu adalah hari terakhir peserta kelas bahasa Inggris 6 Minggu Bisa! sebelum menuju Final Test 5-6 September.
School Seminar hari itu dibuka oleh Waka, Abriyandi yang sekaligus juga menjadi peserta. Ia mengemukakan apresiasi yang luar biasa atas pembelajaran 6 Minggu Bisa! bahasa Inggris metode Kampoenk Jenius untuk para guru SMK 3. Selain itu ia juga menyampaikan dukungan penuh SMK 3 atas dedikasi dan inisiatif Sang Bintang School dalam mengembangkan pembelajaran yang inspiratif.
Semangat dan kebahagiaan memang menjadi ciri khas pembelajaran program Bahasa Inggris 6 Minggu Bisa! metode Kampoenk Jenius yang diselenggarakan lembaga Sang Bintang School. Kelas 6 Minggu Bisa! adalah kelas pembelajaran bahasa Inggris dengan metode efektif yang menargetkan peserta memiliki kemampuan aktif ‘Speaking’ dan ‘Writing’.
SMK 3 sendiri yang merupakan sekolah kejuruan untuk cakupan ekonomi dan manajemen adalah satu di antara 12 SMK se-Indonesia yang dipilih menjadi salah satu sekolah yang siap menuju SBI (Sekolah Berstandar Internasional). Bukan kebetulan jika sekolah ini dikunjungi Wapres Budiono saat kunjungan RI-2 itu ke kota khatulistiwa ini.
Stimulus Pembelajaran
SMK 3 berharap pembelajaran ini menjadi stimulus percepatan pelaksanaan kelas bilingual agar kelas-kelas siap memakai bahasa inggris sebagai bahasa pengantar pembelajaran di semua pelajaran. Maka kelas 6 Minggu Bisa! bahasa inggris menjadi penuh semangat apalagi ditopang dengan metode kampoenk jenius yang unik, efektif, dan penuh tantangan.
Dalam metode kampoenk jenius, pembelajaran mengoptimalkan otak kanan dan otak kiri serta 5 prinsip kecerdasan, yaitu kecerdasan emosional, sosial, kognitif, kinestetik, dan evaluatif. Maka dalam aplikasinya, tim instruktur mengkolaborasikan hal-hal diatas menjadi hal yang aplikatif. Metode tersebut berpadu dengan kurikulum bahasa Inggris yang efektif dan memang betul-betul diperlukan dalam kegiatan pengajaran sehari-hari. Pembelajaran yang hidup, mengasyikkan, namun menghasilkan menjadi keniscayaan. Welcome bilingual school!
Testimony
“Previously I don’t like English but now since I know and join to Kampoenk Jenius, I like English” (Niar). “It’s a good method and interested. This why make the teachers brave to speak English” (Donata)
“Kami menjadi berani berkomunikasi dengan teman menggunakan bahasa Inggris” (Syamsuni). “I like to join kampoenk jenius,cause we can study in a relax situation, and we can study and listening the music, and of course, and the have a good method for us”. (Endah). “I like kampoenk jenius, because it is interesting and motivasition for me”.(Saidi). “I was so happy to join with kampoenk jenius, we get a lot of knowledge in English with a different method. I got many experience to enrich my vocabulary”.( Lailan Fitriani)
“I think I can remember English leson that I studied in SMA and I start to understand about English and use it”.(surya w.) “my comment after joined are : 1. I think enough interesting because the method or kampoenk jenius is communicative for us. 2. The material is enough interesting. I think is better, if we got to make the smaller groups (3 until 4) persons. Cukup menarik kalau bisa kelompoknya lebih kecil lagi dan guru-gurunya lebih aktif membimbing peserta”.(Viriyadhi Tini, S.Ag)
“Semangat sekali bisa berbahasa English walupun sedikit, instrukturnya pun punya tekhnik mengajar yang bebas dan mudah dipahami”.(Muhammad Taufik). “I happy, but I am like forget”.(Utin S.). “sangat meenyenangkan sistem belajar di kampoenk jenius”.(Sri Rahayu, S.Pd). “… berani berbicara bahasa inggris walaupun masih banyak salah dan belum lancar”.(Lusiyah). “saya mendapatkan banyak pengalaman dalam berbahasa inggris and hampir setiap kata-kata sehari-hari bisa saya artikan dalam bahasa inggris”.(Wisnu Abimanyu)
“good, menyenangkan, meskipun saya belum terlalu lancar berbicara dalam bahasa inggris tetapi lebih PD untuk menggunakannya”.(Mujilah). “dengan belajar English saya bisa mengingat kembali grammar waktu di sekolah. With study English I can remember grammar to school some time study English with my son”.(Rustiana). “My comment is I like the method except no note I think I get good progress in my English, and the method make me easy learn English”.(Hervina)
“Selama mengikuti kampoenk jenius banyak perubahan yang saya rasakan terutama kepercayaan diri sat saya berbicara dalam bahasa inggris. Pengetahuan saya bertambah tentang pemahaman bahasa inggris. Guru nya juga terbuka dan ramah-ramah”.(Wasilah Hanim). “It’s the best study, I like it because more method I get. We study happily”.(Ratna Budiyati). “Saya senang, saya sedikit bisa berbahasa inggris. Dulu dan sebelum mengikuti kursus ini, bahasa inggris adalah sesuatu yang paling sangat saya benci dan saya takutkan tetapi sekarang saya suka”.(Dedy)@
View full post
Populer Comments